Showing posts with label Coretanku. Show all posts
Showing posts with label Coretanku. Show all posts

Wednesday, February 1, 2012

Mencumbumu dengan cemburu

Aku tau dia bersamamu setiap hari. tak perlu kau beri tau. dia memelukmu setiap hari. itu pun tak perlu kau beri tau. dia menyentuhmu juga setiap hari. kemudian membelaimu. merabamu. menikmati bibirmu. mencintaimu dan selalu bercinta denganmu. pun ku tau dia mendekap erat tubuhmu pada setiap malam kala birahi memuncak. aku tau tanpa perlu kau beri tau.

Tapi malam ini. diruangan gelap yang lembab berhiaskan wangi parfum yang sama-sama kita kenal. ditemani cahaya tipis rembulan menyeruak masuk untuk memberikan sedikit pencahayaan pada butanya nafsu yang kita punya. saat diam memeluk kita berdua setelah birahi tertumpah di ranjang yang ternoda. aku dan kamu terhempas dalam diam. menikmati sisa-sisa nafas yang terengah. aku telah menjamahmu dengan nafsu. melampiaskan dendam dari semua hari yang tak perlu kau beri tau. ini rinduku yang mencumbumu dengan cemburu yang menggebu. tak perlu kau beritau. karna kini ku tau bahwa masih ada rindu untukku.

Wednesday, November 9, 2011

Menculik Senja Tanpa Cinta...

Kuingin menculik senja hari ini. untuk menemani gundahku yang terbentuk karena mu. dan cahaya masa lalu dalam senja kini begitu indah menembus gumpalan awan cinta yang membeku. tak terlihat dendam. tak terlihat amarah. bahkan tak terlihat cinta. semua hanya terlihat cerah...

dan kini, senja yang telah kuculik berujung pada ledakan nafsu. lenguh dan rintih menjadi original soundtrack pertemuan di satu tempat yang sepi ini. aku tersenyum. kamu tersenyum. senja tetap ceria ditemani gelak tawa yang mampu memeriahkan ranjang yang tadinya sepi sebelum kita datang. ku tau nanti ataupun esok, senja sore ini akan menjadi kenangan tanpa cinta, tanpa rindu. semua terbungkus rapi dalam balutan malam yang dingin. kemudian akan dengan sangat gampang untuk terlupakan setelah mata tak sanggup lagi menahan kantuk karna lelah yang telah kita jamah.

Saturday, November 5, 2011

Hari Terakhir Bersamamu


Hah.. Lama tak ada corat coret.. akhirnya lahirlah yang ini.. here we go..!

aku ingin menulis sesuatu atas namamu.
atas nama cinta yang telah kau hadirkan untuk ku diantara banyaknya getir kebosanan yang telah ku tawarkan padamu.
tapi tak pernah keluh datang dan terlontar dari bibirmu yang indah.
lenguh pun tak pernah terdengar olehku.
Sayang, jika esok aku harus mati.
maka awal pagi ini aku ingin terbangun di samping lelapnya tidurmu.
saat fajar masih terlelap, aku akan membuatkan segelas teh manis hangat serta nasi goreng yang akan kau nikmati pagi nanti bersama mu.
lalu akan kuhabisi waktu untuk memandangi matamu.
kita akan berbagi teh hangat buatan ku.
kemudian mengusap sisa makanan dari bibirmu yang tak bisa berhenti tersenyum itu.
Menikmati film kesukaan sambil berpegangan tangan seharian.
Membacakan puisi-puisi tentangmu sambil berpelukan hingga senja menjelang.
Akan kukatakan semua yang belum sempat kukatakan di sisa hari kemarin yang begitu singkat sambil membelai rambutmu yang halus.
Berdansa diiringi suara hujan sore yang begitu indah terdengar ditelingaku.
Lalu kita duduk di teras rumah menikmati senja yang akan segera menghilang.
Lalu kita akan saling mengecup senyuman kala bintang mulai muncul satu persatu menggantikan senja.
Lantas berlomba mencari rasi bintang kita di langit sambil mendengarkan lagu kesukaan.
Kita kembali berpelukan, bercerita tentang hidup, mengarang cerita dan menertawai candaan garing masing-masing menjelang waktu tidur tiba.
Akan kuhabiskan sisa malam memandangimu hingga kamu terlelap.
Kusimpan hangat senyummu.
Kurekam rasa di matamu.
Kucuri dengar degup jantungmu.
Agar ingatan yang terakhir kubawa pergi nanti adalah segala tentangmu.
Kemudian aku tidur dengan tenang dalam dekapan cintamu.
Hingga akhirnya kau sadar bahwa aku tak pernah terjaga lagi.
Jangan menangis, jangan bersedih.
Aku bahagi disini, karna kuhabiskan hari terakhirku bersamamu dalam keindahan.

Tuesday, September 6, 2011

Kenangan di sudut SKB 2010

PAGI STAR....
(PAGI..)

KELAS A...
(Yess We Can..)


sini menarilah disampingku. kita bicarakan yang indah-indah tentang kenangan bersama di sudut beku sebuah tempat bernama SKB. biar hitam mendekap erat. biarkan gulita berkuasa bersama gelap. agar bisa kau rasakan bahwa kemarin kita terbungkus dalam cinta yang hangat. Walau tak terlihat.. tapi pasti ku ingat.

kini kaki mulai berdansa di antara sedih yang berpesta. Terluka di antara setiap dekapan dan genggaman tangan yang terasa hangat dari sisa sinar tadi pagi. Aku berdarah kala raga bersentuhan dijarah kenangan. Kamu tak melepaskan pandanganmu dariku. Aku tak bisa melarang diriku untuk tak melemparkan senyum terindah untukmu. Memilikimu di antara kedua mata ku adalah nyaman yang ingin selalu kuanyam disela bisingnya suara widyaiswara yang bercoleteh tentang entah.besok kita akan berpisah...


mendekapmu dalam jenuh yang menyusup lewat jendela hati yang terbuka adalah kecanduan. Merasakan degup jantungmu di antara debar jantungku adalah kebutuhan. Aku tak pernah bisa lepaskan segalamu dari ingatanku. tak mungkin terlupakan rasa yang begitu indah hingga saatnya berpisah. Dan  teman.. bila tanpa sengaja aku kehilanganmu, aku yakin akan selalu bisa menemukanmu lagi. Simpan dansa terakhir ini baik-baik. Sampai nanti kita bertemu lagi. Tanpa lagu sedih. Tanpa musik sama sekali. Karena hidup yang kita jalani selalu jadi melodi yang menemani kita menari.

Aku pasti merindukan pagi yang kulalui bersama senyuman hangat MENTARI. dan esok mulai sunyi. aku marah pada kuasa senja yang telah meredupkan cahaya terakhirnya tadi. mari nikmati sepi yang tak mampu menghibur dirinya sendiri. karna esok.. tak ada lagi MENTARI yang menghangatkan hati.

Sampai jumpa teman... kalian tak akan terlupakan. serong kanan grak..! AMBIL POSISI PUSH UP...!! CEPAAAAAAAAATTTTTTT......!!! :D

See You When I See You...

Thursday, February 3, 2011

Berhenti Bicara Kemarin


Sayang, Mari bicara tentang esok dan berhentilah bicara tentang kemarin. bukankah kemarin telah usai? saat kau tertidur lelap setelah birahi mengerang bersama tubuhmu yang mengejang. bersama benih yang sengaja tak kutanam di rahim mu?

ya, sekali lagi kutegaskan bahwa kemarin sudah usai sayang. kemarin sudah lewat. dan kemarin banyak kejadian yang terlambat. di sini kita sekarang. di satu titik baru dimana kita harus memulai lagi semuanya. memulai semua yang kita kira tak akan pernah kita rasa lagi. semua yang pernah kita tepikan atas nama sakit hati. dan semua yang kita anggap akan selalu menyakiti kembali. tapi kita berhasil tiba di hari ini. hari yang membuat kita memilih untuk hidup kembali.

di sini kita berujar tentang besok dan berhenti berujar tentang kemarin. kemarin sudah pergi. kemarin sudah tak terlihat. dan kemarin sudah melepaskan rasa-rasa yang tertambat. sekarang kita bersama. sekarang atas nama "kita" yang merupakan persatuan dari kamu dan aku. dan sekarang adalah tentang harapan yang kemarin sudah terlupakan. harapan yang pernah sengaja dihilangkan. harapan yang terlalu lama dibekukan. tapi kita berhasil mengembalikan setiap harapan atas nama masa depan.

mari bicara tentang besok. tentang menjadi bersama tanpa dibayangi yang kemarin. menyatukan sisa keberanian dan sisa keinginan untuk kembali percaya pada rasa itu. asalkan bersamamu, aku tau aku bisa untuk melupakan bayang kelabu dari masa lalu. apa kamu percaya aku?

**Ku katakan pada satu masa saat Jack Daniels menemani aku dan kamu..

Wednesday, February 2, 2011

Bicara Kenangan

Bicara soal kenangan, apa yang akan saya dapat dari kenangan? Mungkin kesedihan jika kenangan itu begitu menyentuh. Mungkin tawa bila kenangan itu indah dan lucu. Mungkin juga dendam karena kenangan yang sangat menyakitkan.
Saya tau bahwa saya tidak akan hidup dalam kenangan. Jika itu saya lakukan, brarti itu menandakan saya selalu melihat kebelakang dan tidak berusaha untuk maju menghadapi masa depan. Atau mungkin saya hanya sedikit menghargai kenangan, karna kenangan itu telah membuat saya lebih menghargai hidup, menghargai orang lain dan memberi hal baru saat saya mulai jenuh dengan apa yang saya jalani saat ini. Mungkin bagi saya, lebih baik untuk membuat sebuah kenangan baru.

Bicara soal kenangan pasti berhubungan dengan orang-orang yang special di dalam hidup saya. Orangtua, saudara, sahabat, dan orang-orang yang berhasil membuat saya jatuh cinta. Mengapa saya sebut “orang-orang” dan bukan seseorang? Karena mereka yang pernah berhasil membuat saya jatuh cinta adalah orang-orang yang sangat special di mata saya. Saya selalu menghargai apa yang pernah mereka lakukan untuk saya. Dan saya selalu mengenang hal-hal baik yang mereka buat/tularkan pada saya, namun melupakan hal-hal buruk yang pernah mereka lakukan. Bagi saya, mereka yang pernah membuat saya jatuh cinta adalah orang-orang yang mengajari saya tentang hidup dan bagaimana menjalaninya atas nama cinta. Jika bukan karena mereka saya tidak akan pernah mengenal cinta. Sekali lagi, sebut saya puitis, tuding saya dengan sebutan penggombal dan pandang saya sebagai pemimpi yang kesiangan… tapi itulah saya dengan segala kekurangan dan kelebihannya.

Hidup dengan kenangan itulah saya. Tapi hidup dalam kenangan bukanlah saya. Karna bagi saya, membuat sebuah kenangan baru atau membuat sesuatu yang nantinya dikenang tampak nya lebih indah dibanding hidup dalam kenangan. Demi kenangan... dan sesuatu yang nantinya aku kenang.. mari kita rayakan semua ini dan mabuk bersama sebotol Jack Daniel's yang kubeli sore ini... Cheers..!

Saturday, October 23, 2010

Jangan Panggil Gelapku Lagi...

ini diriku sayang.. dimana gelap dan hitam adalah sisi terbaiku. dan ku yakin engkau pun telah lebih dahulu tau tentang itu. aku nyaman di sisi misterius ku hingga rahasia besar begitu sederhana ku sembunyikan di lubuk hati.. aku damai dalam kelamku yang seakan begitu indah untuk kunikmati. hitamku pekat sayang. dan gulitaku begitu gelap. ku coba untuk menjadi terang, tapi ternyata gelisah selalu menyilaukan mata hatiku.. bahkan pernah ku coba menjadi putih, tapi nyaman tak mendekap ku dengan hangat. akhirnya aku mencoba menjadi abu-abu, agar hitam dan putih masih bisa bersama. dan inilah sisi terbaik yang bisa kuciptakan. tapi jangan pancing gelapku lagi sayang.. jangan panggil hitamku lagi.. jangan rangsang pengap memerangkap emosiku lagi.. karna harusnya kau tau.. membencimu adalah hal yang paling melelahkan…

Thursday, August 19, 2010

saya ikhlas dengan kemiskinan saya sekarang !

Foto disadur dari --> http://harysasmitadody.wordpress.com
Good Story from XPage Anto (You Rock! Cuy...)

Satu jawaban yang bikin saya terpukul ...jauh dan sangat jauh menuju bumi ...
" saya ikhlas dengan kemiskinan saya sekarang !" ... terlontar dari mulut seorang bapak empat anak, seorang suami dari istri yang sakit sakitan.... dialah yang sering memungut sampah di bak sampah rumah saya setiap pagi ...

saya ajak dia ngopi bareng selepas subuh ... senang rasa-nya saat meneguk kopi hitam panas yang saya hidangkan ...
saya ajak dia sarapan pagi seadanya ....bingung rasa-nya saat menggenggam sendok dan memilih lauknya ......

"ayo pak dimakan" ...
"saya ngga pernah makan pagi...cep, suka sakit perut " tapi tetap dia mengambil piring dan sendok yang saya sodorkan ... saya tau dia mau ...


"pak, berapa yang dikasih dari RT/RW untuk mungutin sampah warga sebulan..?"
" tiga ratus ribu perbulan ...cep"
"cukup pak ...? ..pertanyaan tolol yang saya lontarkan ... dan mungkin pertanyaan ini juga dilontarkan orang orang tolol yang rakus akan harta dan stress akan kekurangan uang, .... kenapa saya dan kalian tolol ... karena seharusnya tau mana cukup tiga ratus ribu untuk menghidupi empat anak dan seorang istri yang tidak bekerja dan sakit sakitan setelah melahirkan anak bungsunya tiga tahun lalu.

" ah pak dicukup cukupin aja, kadang selesai dzuhur setelah mengambil sampah , saya cari orang yang mau saya bantu , untuk pemasukan sehari harinya ... babat rumput halaman, bantu angkat angkat barang dll, berapa....? yah seikhlasnya saja dikasihnya ."

sombong saya berkata " udah kasih aja seratus atau dua ratus ribu itung itung membantu sesama" .... tapi sejenak tangan saya terhenti di saku ..........

inikah yang sering di lakukan orang orang sombong, yang bergelimang harta , dengan dalih kemanusian gampang bersimpati pada keadaan..... tapi kasian juga dan nanti apa kata orang kalau saya dijuluki si kikir.

kaget saya mendengar saat dia berkata
" saya ikhlas dengan kemiskinan saya sekarang !" ....toh kalo saya dikasih uang banyak juga saya masih blm tau buat apa , karena saya dan keluarga sudah terbiasa dengan kondisi sekarang... ya saya hanya mencari ridho allah SWT. " jawabnya polos

----------------------------------------------------------------------------
perjalanan saya kekantor pun penuh dengan diam , tertunduk malu akan keadaan
butuh pemikiran mendasar untuk memahami keihklasan beliau dalam hidup ......

" saya ikhlas dengan kemiskinan saya sekarang !"
" saya ikhlas dengan kemiskinan saya sekarang !"
" saya ikhlas dengan kemiskinan saya sekarang !"

Monday, August 16, 2010

Marah Pada Entah...



hari ini aku marah pada entah. menyempitku otakku yang memang telah terjepit. ingin teriak hingga serak. butuh sepi dan ingin sendiri. mendekap sunyi. menghilang dari bumi. menjauh dari pijarnya mentari. Aku jengah. muak dengan segala kesabaran yang dipaksakan. Lelah dengan rasa ketidak mengertian.


teriak ku hingarkan hati. pekak-kan jiwa. hingga aku lemah. inginkan gelap yang pekat. berharap disana bisa kutemukan kedamaian. menemukan asa. menumpahkan kecewa. memecahkan retak yang berderak di dada. mencumbu malam gulita yang pekat. aku damai kini. di sudut kosong yang tak berpenghuni. sesaat aku ingin berhenti dan tak ingin kembali. menikmati suasana hati yang masih ingin memaki.
http://ficklaotze.files.wordpress.com/2009/09/angry-man.jpg

Sunday, August 15, 2010

Maaf, Aku Berbagi Cinta..

Istriku,...
Mohon maaf kan aku.. Aku mengakui jika saat ini hati dan perasaan Cinta-ku telah terbagi pada seseorang yang hadir menghiasi hari-hariku. Dan sejak aku bertemu dia hidupku terasa lebih terisi. Terasa lebih bermakna...


Istriku,...
Aku tak bisa melepas kan diri dari gundahku. Genggaman tangannya masih terasa di jemariku. Tatapan manjanya selalu terbayang dimataku. Dan aku tak bisa melupakan keindahan saat dia rebah di dadaku. Aku benar-benar jatuh hati…. Dekapannya hangatnya selalu terasa. Ciuman bibirnya membuat aku gila. Senyumannya membuat aku tergoda..


Istriku, ..
Aku mengakui bahwa kini aku mendua.. Berada diantara dua CINTA.. Apa yang bisa ku lakukan..? Karna aku tak bisa melepaskan rasa ini. Tak mau kehilangan CINTA ini.

Aku selalu mencium pipinya, bibirnya keningnya disaat dia tertidur.. Aku selalu membelainya tanpa ada batas waktu.. Ku pandangi selalu, seakan mata ini tak ingin berkedip.. Dia telah menjadi obat segala lelahku.. Obat segala resahku.. Obat segala gundah dan risauku..

Istriku..
Aku mencintai mu..
Dan juga mencintai dia..
ALZENA SHAVA AQEELA
Harapanku...

Sunday, August 8, 2010

e-Mail untuk TUHAN



TUHAN, saat menyebut nama-MU aku aku seolah-olah kenal dekat dengan diri-MU. Walau kenyataannya Ku kenal ENGKAU pertama kali hanya dari sebuah lagu yang sering ku nyanyikan waktu kanak-kanak dulu. Lagu tentang sesuatu yang berwarna-warni yang engkau ciptakan. Kemudian ku tau namanya pelangi. Lagu itu juga yang pertama kali membuatku tau tentang kebesaran-MU. Pencipta keindahan yang tiada bisa di tandingi. lagu itu juga yang memberitahukan aku tentang ENGKAU lah SANG MAHA PENCIPTA. Yang telah menciptakan semua alam dan juga isinya. Termasuk si Pelangi dan diriku yang hina ini.

Kemudian, aku dikenalkan pada DOA. Yang harus aku panjatkan sebagai ucapan terimakasih atas semua pemberian-MU. atau untuk memohon kepada-MU. Agar mengampuni semua dosaku, dosa kedua orang tuaku, dosa semua teman dan juga saudara-saudaraku. ENGKAU-lah SANG MAHA PENGAMPUN.. ENGKAU MAHA PENGASIH dan juga PENYAYANG. Hari-hariku terus seperti itu, berdoa dan memohon hanya pada-MU. melalui doa yang kupanjatkan dalam setiap hariku. hingga saat proses pendewasaan diriku, otakku mempertanyakan keberadaan-MU. Dimana diri-MU? Apakah ENGKAU mendengar semua DOA-ku? Atau DOA itu tak pernah sampai, karna adakalanya permintaanku lewat DOA tak kunjung ENGKAU wujudkan. Dan akhirnya lagu tentang pelangi itu tak lagi memuaskan jawabanku tentang kehadiran diri-MU.


TUHAN, aku ingin mengenal-MU dengan akrab. Hingga aku tak lagi merasa asing ketika berbicara dengan-MU. Aku tak ingin merasa malu berbagi rahasia pada-MU disaat hidupku tak lagi lurus seperti dulu. saat sujudku pada-MU tak lagi serutin dulu. saat ayat suci-MU tak lagi sering terucap dari mulutku. Tapi itu semua tak mengecilkan inginku untuk tetap dekat dan mengenal-MU lebih jauh lagi. Biarlah orang menatap sinis atau menilai salah tentangku. Karna yang terpenting, ENGKAU tau, betapa aku selalu ingin dekat dengan-MU.

TUHAN, Kini aku memilih untuk tidak berdoa kepada-MU, tapi aku memilih untuk berbicara dengan-MU. atau jika mungkin, aku ingin berkirim email atau sharing lewat YM atau FACEBOOK kepada-MU setiap hari. Tapi ku tau itu tak akan mungkin. Karna ENGKAU punya jalur khusus untuk bisa saling berinteraksi. Hanya dengan password : IMAN, semua orang akan bisa mengunjungi-MU.

Tuhan, tolong kunjungi aku dimalam pekat. Aku ingin bertemu dengan-MU TUHAN, untuk bercerita tentang hari-hariku, tentang kehidupanku, tentang sedihku, tentang ceriaku, tantang inginku, dan banyak hal lain yang ingin ku ceritakan pada-MU. Walau kutau, tanpa aku berceritapun KAU pasti sudah tau semua yang ingin kuceritakan. Ingin kU tau seberapa indah senyum-MU saat aku menceritakan hal-hal yang lucu. atau ekspresi sedih-MU saat aku bicara akan sedih ku walau mungkin KAU sendiri tak pernah bersedih.. Aku tau KAU selalu mendengarku dengan cara apapun dan menjawab dengan cara-MU yang tak akan pernah dapat kuduga. ku tempatkan ENGKAU diseluruh ruang hati dan jiwaku. agar KAU selalu ada dalam setiap langkah kehidupanku. disini ENGKAU ku simpan. di ruang hati yang bernama IMAN. Ruang hati yang paling indah dibanding ruang hati untuk orang-orang yang kusayang.

TUHAN, Kunjungi aku kapan pun KAU mau. Dengarkan sedikit saja keluh dan kesah ku. Tersenyumlah saat aku bercerita tentang kebahagiaan yang ENGKAU berikan padaku. Dan tertawalah saat cerita hidupku begitu lucu terdengar di telinga-MU. Aku ingin ditemani oleh-MU, TUHAN. Agar aku tak gamang menjalani kehidupan. Agar tak sesat langkahku dalam berjalan, Agar tak musrik hatiku dalam ber-IMAN. Kunjungi aku, TUHAN. Lalu biarkan aku tetap hidup untuk terus menyuguhimu hidangan nikmat yang bernama TAQWA, setiap ENGKAU berkunjung ke hari-hari ku yang gelisah.
http://i908.photobucket.com/albums/ac286/seegetz/wordpress%2001/doa.jpg

Tuesday, July 20, 2010

F A T A L

dan tiba-tiba birahimu mati. kemudian mengenakan pakaian. membuka pintu. dan keluar! seharusnya malam itu menjadi malam yang panjang. tapi entah kenapa kamu mempersingkatnya. atau mungkin aku yang membuatnya menjadi singkat? aku meyesal..! namun terlambat..! kau telah menghilang di balik daun pintu kamar yang telah kau buka.. semudah itu..! semudah sebuah nama yang keluar dari mulutku saat berpagut dengan nafsumu. dan nama itu.. bukan namamu..! *jangarr*

Tuesday, July 13, 2010

aku sedang ingin...



malam ini...
ingin ketemu kamu...! bukan karna aku kangen menatapmu...!
bukan karena aku tertarik
tuk berciuman denganmu...!
bukan karena aku suka
memeluk tubuhmu...!
bukan karena aku rindu
bercinta denganmu...!
bukan karena aku jatuh cinta
dan ingin melakukan semua denganmu...!
malam ini hanya karena aku sedang "ingin" ..............
:D

Monday, June 21, 2010

keinginan untuk tak berai...

 
Sudah pernah kubilang! Jangan mentahkan aliran kalimat lantang dari bibir ku! Saat amarah datang memelukku hangat! Sangar hingar mulai terlontar dari mulutku yang kasar! Dengarkan sejenak agar kau mengerti apa mauku! Jangan sanggah! apalagi bantah dan patahkan logika yang mulai mendidih dalam kepalaku! Kuminta sedikit waktumu untuk berpikir! Agar kau mengerti apa maksudku! Tengkar ini akan membuat mimpiku tak lagi indah di malam hari! Karna gundah dan amarah ini mengaburkan rasaku kepadamu! Galau mulai meniti sepi yang kembali... Semua ini tentang kita... Tentang satu keinginan untuk tak berai...

Wednesday, December 16, 2009

Salah Sambung Kok Diangkat..?

Semalam aku terima telp. begini pembicaraan kami...

entah : Halo, kang asep.. kumaha damang? ieu jejen...
( halo kang asep.. apa kabar? ini -sama- jejen... )

Aku : ya halo, ini siapa..? salah sambung kali mas...

entah : Ieu henpon na kang asep sanes..?
(ini handphone nya kang asep bukan..?)

Aku : wah maaf, salah sambung kali mas...

entah : ah manyak salah sambung. da sayah mah diberena nomor ieu. manyak nu mere na ngabohong..?
(ah masa salah sambung. saya dikasi nomer nya yang ini. masa yang ngasi tau nya nge-bohong..?)

Aku : iya mas.. salah sambung.. maaf..

entah : nya geus atuh. nyaho salah sambung, naha beut di angkat..? **lalu nutup telpon**
( ya udah.. kalo tau salah sambung, KNAPA DI ANGKAT..?)

Aku : Bengong trus pingsan...

Thursday, November 5, 2009

let’s see…


pernahkah kau lelah dengan peluk ku? ketika kehambaran kalbu mulai terasa memadati ruang dan waktu di tempat kita bertemu.

atau pernahkah kau jengah berada di dekat ku? Ketika cinta terlalu banyak menelan kesederhanaan rasa yang pernah mendekatkan kita?

atau pernahkah kau berniat pergi dari ku? kala pertemuan menjadi langka karna jenuh yang menggerogoti setiap langkah mu?


disini aku. yang pernah bosan dengan waktu bersama mu. yang pernah lelah dengan peluk mu. yang pernah jengah berada di dekat mu. yang pernah ingin pergi darimu...

dan disini aku. masih dengan bosan ku. masih dengan lelah ku. masih dengan jengahku. tapi tak sekalipun INGIN ku kehilangan mu.

dan setelah itu, aku SELALU ingin ada di pelukan mu. ingin SELALU berada di dekatmu. ingin SELALU denganmu. Sampai hari ini. dikala ego ku mati...

Tuesday, October 6, 2009

G-30 S / PDG

Saudaraku..
di tengah sore yang sedikit tenang. saat tawamu pecah karna riang. saat hatimu bahagia bukan kepalang. disini tanahku bergoncang. bumi yang kupijak bergoyang. dan dalam sesaat semuanya hilang.

Saudaraku..
kulihat seseorang hanya bisa berlari lima langkah kedepan. demi menyelamatkan nyawanya. agar bisa meneruskan kehidupan. mungkin demi anaknya. mungkin demi istri. atau mungkin demi orang yang dicintainya. tapi gempa tak memberinya kuasa. sebongkah puing besar telah menghentikannya. menghantam tepat di kepala. dan mengakhir hidupnya. tak bisa menyesali lima langkah yang diambilnya. lima langkah yang berakhir sia-sia.

Saudaraku..
bisakah kau rasakan pedih ku? melihat tumpukan puing yang bersatu dengan tanah. dari bangunan yang dulunya gagah. menatap banyaknya cairan berwarna merah yang mengalir dari kepala yang pecah. mendengar rintih dari kaki dan tangan mereka yang patah. gundah yang keluar dari mereka yang gelisah. lirih tangis pilu dari orang-orang disekitar tumpukan jenazah. dan melihat genangan merah yang bernama darah.

Saudaraku..
kirimkan sedikit tawamu. berikan sedikit senyummu. bagikan sedikit harta mu. tunjukan sedikit simpatimu. untuk saudara yang kini tak tau tempat mengadu. hanya sedikit yang kupinta darimu. semoa itu semua bisa membantu.

-CONTACT PERSONS SMANSA PADANG PEDULI GEMPA SUMBAR-

Untuk sumbangan yang berbentuk uang, bisa dikirimkan ke rekening:

BCA a.n : Fenny Olivia
No rek : 1111121635 BCA cabang Penjernihan atau Acc No 6380197659 BCA cabang Graha Kirana

Untuk sumbangan berbentuk barang bisa disampaikan kepada:
1. Muhammad Dhanni,
a. Tlp: 021 7182633, Hp: 021 95220834
b. Jl. Bangka 2F No.20 RT12 RW13, Pela Mampang, Jakarta Selatan (12720)
2. Fenny Olivia,
a. Hp: 0812 1000337, 0819 08050759
b. Jl. Kebon Pala I/231A, KH Mas Mansyur Tanah Abang, Jakarta Pusat (10230)
3. Melie Rosita,
a. Tlp: 021 2550 6080 ext. 3812, Hp: 0818 193837
b. Jl. HR Rasuna Said Kav C-10, lt.7, Kuningan Jakarta Selatan (12920)

Tuesday, August 4, 2009

Bahasa Mesraku

mungkin ini bahasa mesraku.
yang menyapamu lewat senyuman.
diantar oleh biasnya sentuhan.
memelukmu dengan gelapnya perasaan.
mendekap kecup beraroma kenangan yang pernah kita rasakan.
ini romantisku.
saat kita berpagutan atas nama kerinduan.
dapatkah kau rasakan..?

Saturday, August 1, 2009

Gut Bay…

duduklah disampingku.mari kita bicarakan yang indah-indah di sudut beku masa lalu.biar hitam mendekapmu erat.biarkan gulita berkuasa bersama gelap.agar bisa kau rasakan bahwa masa lalu sudah tertutup rapat.tak terlihat.walau masih ku ingat.




Lepaskan jauh jiwamu yang rapuh.jangan pernah terbungkus kenangan lama yang tlah lusuh.hingga air mata yang yang kau teteskan berubah keruh.semua masih utuh.hanya kusimpan di sebuah ruang gelap yang kumuh.

sini cium aku.dan ucapkan selamat tinggal untuk masa lalu.cukup sebagai pelepas rindu.pergilah.tinggalkan kenangan dan teruslah berjalan.tinggalkan sudut beku ini bersamaku.karna waktu tak pernah akan menunggu.kuyakin tak akan ada tangis.karna dingin ini akan bekukan airmata sebelum menetes dari sudut mata lelahku.

Saturday, July 25, 2009

Tuk semua wanita yang pernah kucintai…


Kepada,
Semua Wanita Yang Pernah Ku Cintai..
di tempat...

Salam Cinta,..

Aku pernah merasakan musim terindah bersamamu..
Merasakan cinta membelenggu tangisku..
Merasakan semua lagu terdengar merdu..
Dalam kenangan indah di masa lalu..

Tuk Semua Wanita Yang Pernah Ku CINTAI...
Masihkah kau tau bahwa masih ada tetesan embun dihatiku..
Saat aku mengingat kebahagiaan saat bersamamu..
Saat kau dipelukku,.. saat aku dipelukmu..


Tuk Semua Wanita Yang Pernah Ku CINTAI...
Luka dan derita pernah hadir saat kau bersamaku..
Amarah dan cacian mungkin pernah terlontar dari mulutku..
Bersatu dalam isak tangismu ..
Dan mengeluarkan air mata darah yang paling hitam di kelopak matamu..

Tuk Semua Wanita Yang Pernah Ku CINTAI...
Masih terbayang senyum bahagiamu..
Saat pelukan hangat sang CINTA masih menyatukan kita..
Saat semua keheningan kita ubah menjadi keceriaan..
Dan semua beban terlupakan..

Tuk Semua Wanita Yang Pernah Ku CINTAI...
Tak kan kudambakan lagi waktu bersamamu..
Kubiarkan CINTA itu tersimpan dalam hati dan kenangan..
Karna hidup terus berjalan..
Tak berguna menoleh kebelakang.. atau berjalan mundur..
atau kembali kemasa lalu.. atau mengulangi lagi kisah lalu..
Semua telah berakhir.....

Tuk Semua Wanita Yang Pernah Ku CINTAI...
Ku utus coretan ini untuk menjumpaimu..
Sebuah tanda bahwa aku masih mengenangmu..
Mengenang kebahagian yang pernah hadir dalam pekatnya kabut waktu..
Mengenang kepedihan dan air mata yang pernah terbiaskan..
Mengenang semua cerita lalu yang tak akan pernah terlupakan..
Saat kau menjadi bagian hidupku.. Bagian kebahagiaanku..
Bagian Sedihku.. bagian amarahku..

Tuk Semua Wanita Yang Pernah Ku CINTAI...
Darimu aku belajar untuk merubah kesalahanku..
Darimu aku belajar untuk mencintai dengan lebih baik lagi..
Darimu aku belajar banyak hal tentang kebersamaan...
Darimu aku belajar untuk menjadi diriku sekarang..

Tuk Semua Wanita Yang Pernah Ku CINTAI...
Saat ini, kuyakin kau pun telah menjadi lebih baik..
Kuyakin kau telah mendapatkan kebahagiaanmu..
Senangku untuk semua yang kau peroleh saat ini..

Dan....
Tuk Semua Wanita Yang Pernah Ku CINTAI...
Saat ini akupun telah mencintai dan dicintai..
Berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya..
Semua karna mu...
Karna tangis mu, amarah mu, tawa mu yang pernah hadir dalam hidupku...
Karna pernah ada CINTA mu dimasa lalu...

Tuk Semua Wanita Yang Pernah Ku CINTAI...
Ku hadirkan coretan ini sebagai bentuk terimakasihku kepadamu...
Atas waktu yang tak akan pernah kubuang walau pahit terasa..
Tak akan ku bangkitkan lagi walau indah bentuknya..
Biarlah kisah kita terkubur dalam hati yang dalam..
Sebagai kenangan ... tak akan kulupakan..
Tuk Semua Wanita Yang Pernah Ku CINTAI...
Ku akhiri coretan ini dalam lindungan CINTA yang masih ada dihati..

-Seeget-

**kalau mo reuni, telpon aku..!! hahahaha...
 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Affiliate Network Reviews